PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) yang berlokasi di Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan, kini memasuki masa panen parsial.
Keberhasilan proyek percontohan ini diharapkan mampu menjadi lokomotif bagi pertumbuhan industri budidaya udang yang ramah lingkungan di Indonesia.
Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr. TB. Haeru Rahayu, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras para petambak saat meninjau langsung panen parsial udang vaname di lokasi BUBK, Jumat 1 Mei 2026.
Tambak modern terbesar di Indonesia ini diproyeksikan menjadi pendorong utama peningkatan produktivitas udang nasional.
“Alhamdulillah, hari ini bisa kita lihat bersama BUBK masih beroperasi. Terbukti dengan panen parsial sebanyak 9 kolam dengan hasil 4,2 ton. Kegiatan panen udang hari ini saya kira menjadi momentum penting untuk mendukung kebangkitan sektor perikanan Indonesia, khususnya budi daya udang,” ujar Haeru Rahayu.
Baca Selengkapnya

