Jakarta (Greeners) – Bakteri Wolbachia menjadi temuan baru untuk memberantas nyamuk Aedes aygepti, penyebab kasus demam berdarah dangue (DBD). Pemerintah pun mengapresiasi dan mendorong pemanfaatan bakteri tersebut oleh tim peneliti.
Wolbachia merupakan bakteri alami yang ada pada berbagai jenis serangga. Melalui riset ilmiah oleh para peneliti World Mosquito Program (WMP), bakteri Wolbachia disuntikkan ke nyamuk Aedes aygepti. Bakteri tersebut mampu mencegah replikasi virus dengue yang menjadi sumber penyakit DBD.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengapresiasi seluruh jajaran tim peneliti pemanfaatan nyamuk yang memiliki bakteri Wolbachia. Sebab, mereka telah berupaya keras selama 12 tahun melakukan uji coba saintifik hingga empat fase yang mengambil lokus di Yogyakarta.
BACA JUGA: BPPT Kembangkan Kit Diagnostik Demam Berdarah Dengue
“Saya kira, kita perlu terus menggencarkan informasi dari sisi keamanan dan melakukan filtering. Khususnya, terhadap isu-isu yang kontraproduktif terhadap upaya menangani masalah penyakit yang cukup memakan korban di Indonesia,” ujar Muhadjir dalam siaran pers.
Baca Selengkapnya

