Sebanyak 3.010.993 orang diprediksi akan mudik lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada periode Lebaran tahun ini. Angka itu naik 2,22% dari tahun lalu, baik untuk rute domestik maupun internasional. Sejalan dengan itu, pergerakan pesawat juga diproyeksikan naik 3,43% dengan total mencapai 19.891 penerbangan.
Untuk mengakomodasi permintaan, maskapai sudah mengajukan 735 penerbangan tambahan (extra flight) untuk rute domestik dan internasional. Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang harian mencapai hampir 200.000 orang.
"Kami memastikan seluruh fasilitas, personel, dan koordinasi antar stakeholder berjalan optimal agar perjalanan para pengguna jasa tetap aman, nyaman, dan lancar," ujar General Manager Bandara Soetta, Heru Karyadi.
Demi mendukung kelancaran ini, bandara menyiagakan 7.832 personel operasional, atau naik 6% dari hari biasa. Langkah teknis seperti pembersihan saluran air untuk antisipasi cuaca, penguatan keamanan lewat pemeriksaan acak (random check), hingga cek sistem listrik telah dilakukan agar seluruh fasilitas bandara berfungsi normal selama masa mudik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


