PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mencatatkan bahwa pengerjaan fisik Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 2 yang menghubungkan Rangkasbitung hingga Cileles telah menyentuh angka 96,57 persen hingga penghujung Desember 2025. Capaian ini menandakan bahwa proyek jalan bebas hambatan sepanjang 24,17 kilometer tersebut sudah berada pada fase final pengerjaan.
Fokus utama kontraktor saat ini telah bergeser dari konstruksi berat ke tahap penyempurnaan detail lapangan. Sisa pekerjaan yang sedang diselesaikan meliputi perapian fasilitas pendukung jalan tol serta persiapan teknis operasional guna memastikan keamanan jalur saat dibuka nanti.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, ruas tol ini direncanakan mulai melayani kendaraan pada Oktober 2026 sehingga dapat mempercepat distribusi logistik dan mobilitas warga di kawasan Lebak dan sekitarnya.
Kondisi terkini di lapangan yang terpantau melalui dokumentasi udara menunjukkan jalur aspal sudah membentang di wilayah Cikulur, Lebak. Infrastruktur ini merupakan bagian penting dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang untuk membuka aksesibilitas menuju kawasan wisata Tanjung Lesung dan menggerakkan potensi ekonomi di selatan Banten.
Kehadiran tol ini memangkas waktu tempuh secara signifikan dibandingkan harus melewati jalur arteri yang sering mengalami kepadatan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


