future talk 70 jawab keresahan lapangan kerja dan dorong kesiapan karier global pemuda - News | Good News From Indonesia 2026

Future Talk 7.0 Jawab Keresahan Lapangan Kerja dan Dorong Kesiapan Karier Global Pemuda

Future Talk 7.0 Jawab Keresahan Lapangan Kerja dan Dorong Kesiapan Karier Global Pemuda
images info

Future Talk 7.0 Jawab Keresahan Lapangan Kerja dan Dorong Kesiapan Karier Global Pemuda


Di tengah meningkatnya keresahan generasi muda terhadap keterbatasan lapangan pekerjaan, ketatnya persaingan global, serta tuntutan keterampilan yang terus berkembang, AIESEC in Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Future Talk 7.0 sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, yaitu Decent Work and Economic Growth.

Kegiatan ini bertujuan membekali pemuda dengan pemahaman, keterampilan, dan strategi karier yang relevan agar mampu beradaptasi dan bersaing secara sehat di dunia kerja global.

Mengusung tema “Beyond the Border: A Practical Blueprint for Your Global Career”, Future Talk 7.0 dilaksanakan dalam dua rangkaian utama, yakni Webinar Day pada 22 November 2025 dan Company Visit Day pada 27 November 2025.

Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif, guna menjawab kegelisahan mahasiswa dan generasi muda mengenai kesiapan kerja, peluang karier lintas negara, serta kebutuhan industri masa kini.

Dokumentasi Pribadi

Future Talk 7.0 menghadirkan pembicara dari kalangan praktisi industri global, yaitu Irma Erinda, Country People Lead Mondelez Indonesia, dan Micky Susianto, Country Product Manager Education First(English 1) Indonesia. Kegiatan ini juga didukung oleh Elisa Herawati, S.Si., M.Eng., Ph.D., selaku Boards of Advisor AIESEC in UNS, serta Dyansa Novel, Local Committee President AIESEC in UNS, yang berperan dalam memberikan dukungan strategis serta membuka rangkaian acara.

Rangkaian Webinar Day pada 22 November 2025 menjadi pembuka Future Talk 7.0 dengan fokus pada pemahaman industri global dan penguatan keterampilan esensial. Dalam sesinya, Irma Erinda membagikan wawasan mengenai industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), dinamika bekerja di perusahaan multinasional, serta pentingnya kemampuan adaptasi dan berpikir kritis dalam menghadapi perubahan dunia kerja.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif hanya dapat terwujud apabila generasi muda dibekali dengan kesiapan mental, kompetensi, serta kemauan untuk terus berkembang.

Irma juga mengajak peserta untuk mulai mengambil langkah nyata melalui konsep 30-day global career challenge, yakni tantangan pengembangan diri selama 30 hari yang mendorong peserta untuk menerjemahkan materi yang diperoleh menjadi aksi konkret. Inisiatif ini dinilai selaras dengan semangat SDGs 8 yang menekankan pentingnya kualitas tenaga kerja dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sementara itu, Micky Susianto menyoroti peran kemampuan berbahasa Inggris dan komunikasi profesional sebagai modal utama dalam membangun karier global. Ia menegaskan bahwa gelar akademik tetap memiliki peran penting, tapi akan semakin bernilai apabila dikombinasikan dengan prestasi akademik yang baik, paparan global, serta keterampilan profesional yang relevan.

Menurutnya, kombinasi tersebut dapat menjadi pembeda signifikan dalam proses rekrutmen di tengah persaingan kerja yang semakin kompetitif. Sesi ini dimoderatori oleh Umar Jayyid Robbani dan Rahmani Ratu Bilqess, yang menjaga diskusi berlangsung interaktif dan partisipatif.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Company Visit Day pada 27 November 2025 yang bertempat di Garena Gaming & Community Hub, Solo Technopark, bekerja sama dengan Instaperfect dari Paragon Group.

Pada sesi ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai alur kerja di industri kreatif dan kecantikan, mulai dari proses produksi, strategi branding, hingga inovasi produk. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan kelas tata rias eksklusif serta sesi live makeover bagi satu peserta terpilih, yang memberikan nilai tambah berupa pengalaman praktis dan aplikatif.

Melalui Company Visit Day, peserta tidak hanya memperoleh gambaran nyata tentang dunia kerja, tetapi juga memahami bagaimana sebuah merek dibangun melalui kreativitas, nilai, dan kedekatan dengan generasi muda.

Hal ini memperkuat tujuan Future Talk 7.0 dalam menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri, sekaligus mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Future Talk 7.0 secara keseluruhan bertujuan membantu peserta mengenali potensi diri, memahami tuntutan industri global, serta menyusun rencana karier yang lebih jelas, realistis, dan berorientasi jangka panjang. Kegiatan ini didukung oleh berbagai mitra, antara lain English 1, Instaperfect, dan Go! Board Game, yang turut berkontribusi dalam menciptakan pengalaman belajar yang kolaboratif dan berdampak.

Kesan positif turut disampaikan oleh para peserta. Caesar Rivaldo, peserta pada Webinar Day, menyampaikan bahwa Future Talk memberikan pengalaman yang sangat berkesan. “Jika saya harus menggambarkan AIESEC Future Talk dalam satu kata, maka jawabannya adalah ‘menarik’. Kegiatan ini memberikan banyak pembelajaran dan cerita yang penuh wawasan mengenai bekerja dan studi ke luar negeri. Future Talk benar-benar menjawab rasa ingin tahu saya, karena sebelumnya saya belum banyak mencari informasi mengenai bekerja dan studi di luar negeri. Terus pertahankan kerja baik AIESEC in UNS, semoga kita dapat bertemu kembali di perjalanan berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Doni Feriyanto, peserta Company Visit Day, mengungkapkan antusiasmenya terhadap rangkaian kegiatan hari kedua. “Saya sangat menikmati Future Talk Day 2 melalui Company Visit bersama Instaperfect. Sesi ini berlangsung sangat seru dan interaktif. Saya senang mendengarkan bagaimana mereka membangun sebuah merek yang dekat dengan anak muda, tidak hanya menjual produk, tetapi juga menyampaikan kreativitas dan nilai. Selain itu, tips perawatan kulit dan riasan dasar yang dibagikan juga sangat praktis. Kegiatan ini benar-benar inspiratif dan menjadi salah satu pengalaman favorit saya sebagai peserta Future Talk,” ungkapnya.

Melalui Future Talk 7.0, AIESEC in UNS menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pemuda yang siap kerja, berdaya saing global, serta mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sejalan dengan tujuan SDGs 8.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.