Pada 17 Januari 2026, mahasiswa KKN IPB University melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi terpadu di Sekolah Dasar Desa Cikondang dan sekitarnya. Sekolah ini meliputi SD Babakan Caringin, SD Cikondang, SD Sindang Jaya, dan MI Cikondang.
Aktivitas tersebut menyasar siswa sekolah dasar dari kelas 4 hingga 6 sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi, numerasi, dan minat belajar sains sejak dini.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Lapangan SD Sindang Jaya dengan melibatkan siswa dari beberapa sekolah dasar di wilayah tersebut. Program ini dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui permainan sederhana serta demonstrasi eksperimen sains yang mudah dipahami oleh anak-anak.
Program edukasi terpadu tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar siswa sekaligus memperkenalkan konsep dasar literasi, numerasi, dan sains secara menyenangkan. Mahasiswa KKN IPB University menilai pendekatan belajar aktif penting untuk menciptakan suasana pembelajaran yang tidak monoton.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh tim KKN IPB University serta sambutan dari perwakilan guru pendamping. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan pemaparan singkat mengenai pentingnya literasi dan numerasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai bekal bagi siswa dalam menempuh pendidikan ke jenjang berikutnya.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan literasi. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok lintas sekolah dalam tingkat kelas yang sama.
Permainan seperti susun kata acak dan cerita berantai digunakan untuk melatih kemampuan membaca, menyusun kata, serta berpikir logis secara kolektif.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berpartisipasi dalam setiap permainan dan saling bekerja sama dengan teman satu tim. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta kemampuan komunikasi siswa.
Kegiatan berikutnya adalah permainan numerasi yang dirancang untuk melatih kemampuan berhitung dasar. Mahasiswa KKN menggunakan metode bergerak dan berpindah posisi, seperti permainan ganjil-genap dan pos operasi bilangan, agar siswa tetap fokus dan terlibat secara aktif.
Melalui permainan numerasi ini, siswa diajak memahami konsep penjumlahan, pengurangan, dan perkalian dengan cara yang aplikatif. Metode tersebut dinilai efektif untuk membantu siswa memahami materi matematika yang sering dianggap sulit.
Setelah rangkaian permainan literasi dan numerasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi icebreaking. Siswa diajak melakukan aktivitas kereta manusia yang bertujuan untuk menyegarkan kembali suasana sebelum memasuki sesi berikutnya.
Sesi Science Fair menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan sosialisasi ini. Mahasiswa KKN IPB University memperagakan berbagai eksperimen sains sederhana, seperti pembiasan cahaya, tekanan air, tekanan udara, tegangan permukaan air, listrik statis, hingga reaksi kimia sederhana.
Eksperimen tersebut dirancang menggunakan alat dan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar seperti barang bekas maupun alat tulis. Melalui demonstrasi ini, siswa diperkenalkan pada konsep dasar sains dengan pendekatan visual dan interaktif.
Mahasiswa KKN menjelaskan setiap eksperimen secara sederhana agar mudah dipahami oleh siswa. Anak-anak tampak antusias mengamati dan mengajukan pertanyaan terkait fenomena yang ditampilkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi kesimpulan serta penulisan kesan dan pesan oleh siswa.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Menurut guru pendamping, metode pembelajaran yang dibawakan mahasiswa KKN IPB University mampu memberikan suasana belajar yang berbeda dan menyenangkan bagi siswa.
Melalui kegiatan edukasi terpadu ini, mahasiswa KKN IPB University berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Desa Cikondang. Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


