AIESEC in Universitas Indonesia (UI) bersama Dinas Sosial Kota Depok menyelenggarakan Terrarium Class dengan menggandeng anak-anak berkebutuhan khusus pada Senin (6/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari incoming Global Volunteer (iGV), program pertukaran internasional AIESEC selama enam minggu yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara dengan masyarakat lokal melalui kegiatan sukarela yang berfokus pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain memberikan kesempatan bagi peserta internasional untuk berkontribusi secara langsung, program ini juga mendorong pertukaran budaya antara pemuda mancanegara dan masyarakat Indonesia.
Dalam kegiatan ini, 5 (lima) Exchange Participants asal Pakistan bersama dengan 16 Local Volunteers yang berasal dari berbagai wilayah Jabodetabek mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus dalam mengikuti kelas pembuatan terarium sebagai media belajar mengenai pelestarian lingkungan.
Mengusung tema SDG 15: Life on Land (Rooted), kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati serta melestarikan habitat sebagai bagian dari keberlanjutan ekosistem. Melalui aktivitas yang sederhana dan interaktif, peserta diajak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan sebelum peserta memasuki kelas pembuatan terarium. Dalam sesi tersebut, para sukarelawan lokal dan peserta internasional mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus menyusun terarium ke dalam wadah kaca hingga membentuk ekosistem mini. Proses ini tidak hanya menjadi sarana belajar mengenai alam, tetapi juga menciptakan ruang interaksi yang hangat antara peserta dari berbagai latar belakang budaya.

Lebih dari sekadar kegiatan edukasi lingkungan, kelas ini menjadi ruang pertemuan bagi individu dengan pengalaman, bahasa, dan budaya yang berbeda untuk saling belajar. Kehadiran peserta internasional memberikan kesempatan bagi sukarelawan lokal dan masyarakat untuk mengenal perspektif baru, sementara para Exchange Participants juga memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat Indonesia.
"Program ini tidak hanya memberikan ruang bagi anak muda dunia untuk berbagi ilmu, tetapi juga menunjukkan bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan untuk menumbuhkan semangat persatuan dan saling menghormati di antara budaya yang beragam," ujar Anisya Novriyanti, Organizing Committee President.
Menurut Anisya, nilai pertukaran budaya dalam program iGV tidak berhenti pada kegiatan pengabdian masyarakat. Para peserta internasional juga memperoleh kesempatan untuk mengenal budaya Indonesia melalui berbagai aktivitas selama program berlangsung.
"Dengan beragamnya budaya di dunia, incoming Global Volunteer membawa maraknya corak budaya kepada sukarelawan lokal dan masyarakat sekitar. Dengan adanya kerjasama antara kami dengan Bakul Budaya Nusantara, para sukarelawan mancanegara tersebut juga dapat merasakan budaya Indonesia dan bahkan mempraktekan tari tradisional secara langsung," ujarnya.
Kolaborasi antara AIESEC in UI dan Dinas Sosial Depok melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Interaksi sederhana saat membuat terarium menjadi kesempatan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan antarmanusia tanpa memandang latar belakang maupun budaya.
Selain memberikan manfaat bagi peserta yang terlibat secara langsung, kegiatan ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan komunitas dapat menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis pengalaman, Terrarium Class membuktikan bahwa isu pelestarian lingkungan dapat diperkenalkan kepada berbagai kelompok masyarakat dengan cara yang menyenangkan, mudah dipahami, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Semangat gotong royong yang terbangun sepanjang kegiatan diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak inisiatif serupa dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
Sebagai bagian dari program incoming Global Volunteer, kegiatan ini mencerminkan komitmen AIESEC in UI dalam mengembangkan kepemimpinan generasi muda melalui pengalaman lintas budaya dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menghidupkan nilai yang menghadirkan ruang yang inklusif bagi setiap individu untuk belajar, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


