mahasiswa ipb university hadirkan program pemberdayaan di kampung bojong menteng - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa IPB University Hadirkan Program Pemberdayaan di Kampung Bojong Menteng

Mahasiswa IPB University Hadirkan Program Pemberdayaan di Kampung Bojong Menteng
images info

Mahasiswa IPB University Hadirkan Program Pemberdayaan di Kampung Bojong Menteng


Upaya mendorong pengembangan masyarakat dan lingkungan di Kampung Bojong Menteng, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, kembali mendapat dukungan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi IPB University. Sebanyak sembilan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Bogorkab 30 mulai menjalankan rangkaian pengabdian masyarakat sejak 6 Juli hingga 14 Agustus 2026.

Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Masyarakat dan Potensi Lokal melalui Program Desa Ramah Lingkungan di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor,” kegiatan tersebut diarahkan pada penguatan kapasitas warga sekaligus pemanfaatan potensi yang dimiliki Kampung Bojong Menteng.

Rangkaian kegiatan secara resmi diawali melalui pembukaan yang berlangsung di Gedung Madrasah Ibtidaiyah Sirojul Huda pada Jumat, 10 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang perkenalan sekaligus penyampaian rencana kerja mahasiswa kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat.

baca juga

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cibalung, Rusyadi, S.Pd.I., tokoh masyarakat Kampung Bojong Menteng, Ustaz Badarhasanudin, serta Dosen Pembimbing Lapang (DPL), Dr. Neti Hernawati, S.P., M.Si., yang mengikuti kegiatan secara daring. Selain sambutan dari berbagai pihak, mahasiswa juga memaparkan program yang akan dilaksanakan dan berdiskusi dengan masyarakat mengenai kebutuhan serta kondisi lingkungan setempat.

Koordinator Desa Kelompok Bogorkab 30, Gilang Fauzinda, menjelaskan bahwa penyusunan program tidak dilakukan secara terpisah dari kondisi masyarakat. Sebelum menentukan kegiatan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan pengamatan lapangan dan berdialog dengan warga untuk mengetahui kebutuhan serta potensi yang dapat dikembangkan.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan membuat program KKN tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan selama mahasiswa berada di desa, tetapi dapat memberikan manfaat yang tetap dirasakan masyarakat setelah masa pengabdian berakhir.

Dukungan terhadap pelaksanaan KKN juga disampaikan Pemerintah Desa Cibalung. Kepala Desa Cibalung, Rusyadi, menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap berbagai kegiatan yang dirancang dapat mendukung upaya pengembangan Kampung Bojong Menteng sebagai kawasan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Kondisi sosial masyarakat yang masih kuat dengan semangat gotong royong dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan program. Kolaborasi antara mahasiswa dan warga diharapkan dapat membuat berbagai kegiatan lebih mudah diterima sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pelaksanaannya.

Hal serupa disampaikan tokoh masyarakat Kampung Bojong Menteng, Ustaz Badarhasanudin. Menurutnya, kehidupan bermasyarakat di wilayah tersebut masih didukung oleh berbagai aktivitas sosial dan keagamaan, mulai dari kegiatan keagamaan rutin hingga kerja bakti. Kondisi tersebut menjadi potensi yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapang Kelompok Bogorkab 30, Dr. Neti Hernawati, S.P., M.Si., menekankan pentingnya menjadikan kegiatan KKN sebagai proses pembelajaran dua arah. Mahasiswa tidak hanya dituntut menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga perlu memahami pengalaman dan pengetahuan yang telah berkembang di masyarakat.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga sikap selama menjalankan pengabdian, menghargai kebiasaan masyarakat setempat, serta menjadikan interaksi dengan warga sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Dalam masa pengabdian tersebut, Kelompok Bogorkab 30 membawa lima program utama yang menyasar sejumlah aspek kehidupan masyarakat. Program tersebut meliputi CERIA (Cerdas Religius melalui Iqra dan Al-Qur'an), KREASI 3R, TUNAS LESTARI, sosialisasi dan praktik Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), serta pengembangan Portal Bojong Menteng.

Program CERIA diarahkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran keagamaan bagi anak-anak melalui kegiatan Iqra dan Al-Qur'an. Sementara itu, KREASI 3R membawa edukasi mengenai pengelolaan sampah dengan memperkenalkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle kepada masyarakat.

Pada aspek lingkungan, TUNAS LESTARI diwujudkan melalui kegiatan penanaman serta pembagian bibit pohon buah. Program tersebut diharapkan dapat mendukung penghijauan sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan ruang yang tersedia dengan kegiatan yang memiliki manfaat jangka panjang.

Kelompok mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) yang dilengkapi dengan praktik budidaya ikan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan teknik budidaya yang dapat dikembangkan dengan mempertimbangkan potensi masyarakat setempat.

Di sisi lain, perkembangan teknologi dimanfaatkan melalui Portal Bojong Menteng, sebuah media informasi digital yang dirancang untuk memperkenalkan potensi, aktivitas, dan berbagai informasi mengenai Kampung Bojong Menteng kepada masyarakat yang lebih luas.

baca juga

Dalam sesi diskusi pada kegiatan pembukaan, warga turut memberikan berbagai masukan kepada mahasiswa. Topik yang disampaikan mencakup persoalan lingkungan, pendidikan keagamaan anak, hingga pengembangan potensi kampung. Masukan tersebut selanjutnya menjadi bahan pertimbangan mahasiswa dalam menyesuaikan pelaksanaan program dengan kondisi masyarakat.

Pelaksanaan KKN Tematik Inovasi Kelompok Bogorkab 30 pada akhirnya tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam mengembangkan potensi Kampung Bojong Menteng.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, lima program yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang semakin mandiri serta mendukung terwujudnya Kampung Bojong Menteng sebagai lingkungan yang ramah dan peduli terhadap keberlanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

NK
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.