ppko himakova ipb university kabayan nyakola ajak siswa i sd mengamati dan mengenali lingkungan kerawanan bencana di desa malasari - News | Good News From Indonesia 2026

PPKO HIMAKOVA IPB University "KABAYAN NYAKOLA" Ajak Siswa SD Amati dan Kenali Lingkungan Kerawanan Bencana di Desa Malasari

PPKO HIMAKOVA IPB University "KABAYAN NYAKOLA" Ajak Siswa SD Amati dan Kenali Lingkungan Kerawanan Bencana di Desa Malasari
images info

Dokumentasi Pemaparan Materi Tentang Mengamati dan Mengenali Lingkungan Kerawanan Bencana


Setelah mempelajari berbagai jenis bencana alam dan cara beradaptasi untuk mengurangi risikonya, siswa Desa Malasari kembali diajak mengenali kondisi lingkungan di sekitar mereka melalui program Kabayan Nyakola PPK Ormawa HIMAKOVA.

Pada 28 Juli 2026, pembelajaran memasuki materi “Observasi Kerawanan Bencana di Desa Malasari” dengan mengajak siswa memahami bagaimana kondisi lingkungan dapat menjadi tanda munculnya risiko bencana.

Kegiatan diawali dengan pengenalan konsep kerawanan bencana, yaitu kondisi suatu wilayah yang membuatnya lebih mudah terdampak oleh bencana. Siswa diajak menyadari bahwa kerawanan tidak selalu terlihat dalam bentuk bencana yang sudah terjadi. Namun, dapat dikenali melalui kondisi lingkungan sehari-hari.

baca juga

Selokan yang dipenuhi sampah, sungai yang kotor, lereng yang gundul, hingga pohon yang tinggi dan rapuh merupakan beberapa contoh kondisi yang perlu diperhatikan.

Dalam pembelajaran, siswa mempelajari berbagai tanda kerawanan berdasarkan jenis bencananya. Untuk banjir, siswa dikenalkan dengan kondisi seperti selokan tersumbat sampah, sungai yang dipenuhi sampah, genangan setelah hujan, dan rumah yang berada dekat dengan sungai.

Sementara itu, tanda kerawanan tanah longsor dapat berupa lereng yang gundul, minimnya vegetasi, tanah yang retak, serta tebing yang curam. Siswa juga belajar mengenali potensi kerawanan angin kencang, seperti keberadaan pohon tinggi dan rapuh, cabang yang kering, serta atap bangunan yang sudah rusak.

Setelah memahami materi, siswa diajak menghubungkan kondisi lingkungan dengan kemungkinan bencana yang dapat terjadi melalui aktivitas interaktif. Mereka diberikan berbagai contoh tanda kerawanan dan diminta memasangkannya dengan jenis bencana yang sesuai.

Aktivitas tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji pemahaman sekaligus berdiskusi bersama teman dan fasilitator.

Pembelajaran kemudian diarahkan pada kondisi lingkungan di Desa Malasari. Siswa diajak untuk tidak hanya memahami contoh dari materi, tetapi juga mulai memperhatikan lingkungan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengenali kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko, siswa diharapkan dapat menjadi lebih waspada dan mengetahui kapan harus menyampaikan kondisi yang berbahaya kepada orang dewasa.

Selain mengenali kerawanan, siswa juga diberikan pemahaman bahwa menjaga lingkungan merupakan salah satu bentuk upaya mengurangi risiko bencana.

baca juga

Kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan saluran air, menanam dan merawat pohon, serta melaporkan kondisi lingkungan yang berbahaya kepada guru, orang tua, atau orang dewasa di sekitar dapat menjadi langkah nyata yang dilakukan sejak dini.

Kegiatan ditutup dengan refleksi dan evaluasi untuk mengetahui pemahaman siswa setelah mengikuti pembelajaran. Siswa diajak menjawab pertanyaan mengenai hal baru yang mereka pelajari, alasan pentingnya mengamati kondisi lingkungan, serta menyebutkan tanda-tanda kerawanan banjir dan longsor.

Melalui evaluasi sederhana, siswa kembali mengingat hubungan antara kondisi lingkungan dengan potensi bencana yang mungkin terjadi.

Lewat Kabayan Nyakola 3, siswa tidak hanya belajar tentang bencana dari buku, tetapi siswa juga diajak untuk menjadi “pengamat kecil” bagi lingkungan di sekitarnya. Kemampuan mengenali tanda-tanda kerawanan sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan sikap peduli, waspada, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan Desa Malasari.

Kegiatan Observasi Kerawanan Bencana di Desa Malasari menjadi salah satu rangkaian pembelajaran Kabayan Nyakola PPK Ormawa HIMAKOVA untuk membangun pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai risiko bencana.

Dengan mengenali lingkungan sejak dini, siswa diharapkan mampu ikut menjaga lingkungan sekaligus menjadi bagian dari generasi yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.