Kementerian Perhubungan melaporkan penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan lancar dengan peningkatan aspek keselamatan. Data evaluasi menunjukkan penurunan angka kecelakaan sebesar 7 persen dan penurunan tingkat fatalitas korban meninggal dunia hingga 27,12 persen dibandingkan tahun lalu, seiring kembalinya 2,85 juta kendaraan ke Jabotabek melalui jalan tol.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan menyebutkan bahwa ritme pergerakan kendaraan tahun ini jauh lebih terkendali.
"Hasil evaluasi angkutan Nataru sejak dimulai tanggal 18 Desember 2025 hingga hari ini berjalan baik dan lancar. Terdapat peningkatan aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya.
Di sisi lain, arus kendaraan yang kembali ke arah Jabotabek telah mendekati akhir. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Purwantono melaporkan bahwa 2,85 juta kendaraan telah melintasi jalan tol, atau sekitar 98 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan. Jalur dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) masih mendominasi pergerakan dengan kontribusi mencapai 46 persen.
Keberhasilan manajemen arus libur akhir tahun ini akan langsung menjadi bahan rujukan utama pemerintah dalam mempersiapkan angkutan Lebaran yang diperkirakan jatuh pada Maret 2026.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


