air terjun aek martua menelusuri jejak air bertuah di rokan hulu - News | Good News From Indonesia 2026

Air Terjun Aek Martua, Menelusuri Jejak "Air Bertuah" di Rokan Hulu

Air Terjun Aek Martua, Menelusuri Jejak "Air Bertuah" di Rokan Hulu
images info

Air Terjun Aek Martua, Menelusuri Jejak "Air Bertuah" di Rokan Hulu


Kalau Kawan sedang berada di Riau dan ingin merasakan suasana pegunungan yang sejuk, Air Terjun Aek Martua bisa menjadi pilihan yang menarik. Terletak di Dusun Huta Padang, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu, tempat ini menawarkan bentang alam yang belum banyak tersentuh pembangunan. Nama "Aek Martua" sendiri berasal dari bahasa suku Batak Mandailing yang bermukim di sekitar sana, sehingga secara harfiah berarti "Air Bertuah".

Sumber aliran air terjun ini berasal dari perairan Bukit Simalombu, yang merupakan bagian dari gugusan Bukit Barisan di Pulau Sumatera. Karena lokasinya yang berada di kawasan hutan lindung, udara di sini sangat segar dengan pemandangan hijau yang mendominasi sejauh mata memandang. Tempat ini benar-benar pas untuk Kawan yang ingin menjauh sejenak dari keramaian dan menikmati suasana hutan yang murni tanpa polesan buatan.

Keunikan utama dari objek wisata unggulan Rokan Hulu ini adalah keberadaan tiga tingkatan air terjun yang berbeda. Setiap tingkatan memiliki karakter dan ketinggian yang bervariasi, mulai dari 15 meter hingga mencapai 40 meter pada titik tertingginya, sehingga banyak orang menjulukinya sebagai "Air Terjun Tangga Seribu".

baca juga

Sekilas Mengenai Bentang Alam Air Terjun Aek Martua

Bentang alam di Air Terjun Aek Martua menyuguhkan perpaduan antara derasnya air jernih dengan bebatuan cadas yang teksturnya terbentuk secara alami oleh kikisan air selama bertahun-tahun. Di tingkatan pertama, Kawan akan menemukan hamparan batu yang cukup luas yang sering digunakan pengunjung untuk bermain air. Sementara itu, di tingkatan kedua tersedia kolam alami yang luasnya sekitar 250 meter sehingga sangat nyaman untuk berendam.

Jika Kawan merasa memiliki stamina lebih dan keahlian memanjat, tingkatan ketiga menawarkan pemandangan yang lebih dramatis dengan ketinggian sekitar 40 meter. Namun, perlu diingat bahwa akses menuju titik tertinggi ini cukup menantang dan memerlukan kewaspadaan ekstra. Keindahan vegetasi hutan lindung yang mengelilingi aliran air terjun ini menjadikan suasananya sangat teduh dan menyejukkan.

Masyarakat lokal, terutama suku Batak Mandailing yang tinggal di dekat lokasi, sangat menghargai keberadaan sumber air ini. Aliran airnya yang konsisten sepanjang tahun menjadikan Air Terjun Aek Martua bukan hanya sebagai tujuan wisata, melainkan juga bagian dari nadi kehidupan bagi ekosistem di kaki Bukit Simalombu.

baca juga

Akses dan Jalur Trekking Menuju Air Terjun Aek Martua

Perjalanan menuju Air Terjun Aek Martua dimulai dari pusat Kabupaten Rokan Hulu dengan jarak tempuh sekitar 45,8 kilometer. Kawan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum menuju Simpang Tangun. Setibanya di pintu masuk objek wisata, petualangan yang sebenarnya baru dimulai karena Kawan harus melewati jembatan gantung yang berada tepat di atas sungai.

Setelah melewati jembatan, Kawan perlu berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh kurang lebih 3,5 kilometer. Perjalanan kemudian berlanjut menembus hutan lindung sejauh 3 kilometer lagi. Jalur menuju Air Terjun Aek Martua ini memang cukup menguras tenaga dengan medan tanjakan dan turunan yang lumayan curam, sehingga kondisi fisik yang prima sangat dibutuhkan agar perjalanan tetap aman.

Meski melelahkan, perjalanan selama kurang lebih 30 menit hingga satu jam ini tidak akan terasa membosankan. Kawan akan ditemani oleh pemandangan hutan yang rimbun serta sesekali melihat satwa liar seperti kera dan burung yang beterbangan di antara pepohonan di sepanjang jalur Air Terjun Aek Martua.

baca juga

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Air Terjun Aek Martua

Untuk menikmati keasrian "Air Bertuah" ini, Kawan hanya perlu membayar tiket masuk Air Terjun Aek Martua sebesar Rp5.000 per orang. Namun, perlu diperhatikan bagi Kawan yang membawa sepeda motor, terdapat tarif parkir sebesar Rp25.000 dan biaya kebersihan Rp5.000. Harga-harga ini tergolong cukup terjangkau untuk pengalaman wisata alam yang begitu lengkap.

Kawasan wisata Air Terjun Aek Martua terbuka selama 24 jam, sehingga Kawan memiliki fleksibilitas waktu untuk berkunjung. Namun, sangat disarankan untuk datang saat hari masih terang demi keamanan selama perjalanan trekking menembus hutan. Mengingat medannya yang masih berupa jalan setapak alami, pastikan Kawan menggunakan alas kaki yang kuat dan tidak licin saat berada di kawasan Air Terjun Aek Martua.

baca juga

Tips Menikmati Wisata Alam di Air Terjun Aek Martua

Karena jalur trekking menuju lokasi utama Air Terjun Aek Martua cukup panjang dan menantang, pastikan Kawan membawa perbekalan air minum dan makanan ringan secukupnya. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kewaspadaan saat melintasi bebatuan licin di sekitar aliran air.

Hal yang paling penting adalah tetap menjaga kebersihan lingkungan hutan lindung ini. Bawalah kembali sampah Kawan dan jangan membuangnya di sekitar area air terjun agar kondisi alam Air Terjun Aek Martua tetap terjaga seperti aslinya. Keindahan alam yang apa adanya seperti ini adalah warisan yang harus kita rawat bersama.

Ayo Segarkan Diri di Air Terjun Aek Martua!

Menghirup udara segar di kaki Bukit Barisan dan merasakan dinginnya air dari Bukit Simalombu adalah cara terbaik untuk menyegarkan kembali pikiran. Air Terjun Aek Martua menawarkan tantangan petualangan sekaligus ketenangan yang jarang ditemukan di tempat lain.

Jadi, kapan Kawan berencana untuk membuktikan sendiri keajaiban di Air Terjun Aek Martua?

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.