Kawan GNFI, lingkungan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia yang perlu dijaga keberlanjutannya.
Upaya menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan melalui kebijakan dan program pelestarian, tetapi juga dapat diwujudkan melalui keterlibatan masyarakat dalam mengenal dan menjaga ekosistem di sekitarnya.
Salah satu bentuk keterlibatan tersebut ditunjukkan oleh Herbiforus (Kelompok Studi Tanaman), Badan Semi Otonom (BSO) di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), melalui kegiatan Back to Nature yang dilaksanakan pada Sabtu (25/8/2026), di Pantai Baros, Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.
Kegiatan Back to Nature dibuka untuk masyarakat umum dan diikuti oleh 30 volunteer. Peserta berasal dari mahasiswa UNY dari berbagai fakultas serta masyarakat umum.
Keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang menjadi bagian dari upaya Herbiforus untuk memperluas partisipasi dalam kegiatan edukasi lingkungan.
Pelaksanaan Back to Nature mendapat dukungan dari sejumlah organisasi dan komunitas, yaitu Endemic Indonesia Society, Forum Keluarga Mahasiswa Purworejo (FKMP), serta Biology Orchid Study Club Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dukungan tersebut turut memperkuat pelaksanaan kegiatan dan menunjukkan adanya kolaborasi antarkelompok dalam kegiatan yang berfokus pada edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kolaborasi ini juga menjadi bentuk nyata keterlibatan berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar.

Selain dukungan dari organisasi dan komunitas, Back to Nature juga memperoleh dukungan sponsor dari Macaronis Resort Mentawai Island, Mangrove Printing, dan Everyprint. Dukungan dari para sponsor turut membantu memenuhi kebutuhan pelaksanaan kegiatan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Bantuan tersebut juga mendukung penyediaan berbagai kebutuhan kegiatan, baik perlengkapan maupun kebutuhan pendukung lainnya.
Pantai Baros dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kawasan tersebut memiliki ekosistem mangrove. Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Vegetasi mangrove dapat membantu mengurangi abrasi, menjadi habitat bagi berbagai organisme, serta mendukung keberlangsungan ekosistem di wilayah pesisir.
Oleh karena itu, keberadaan mangrove di Pantai Baros menjadi salah satu alasan penting untuk melaksanakan kegiatan edukasi dan kepedulian lingkungan di kawasan tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai fungsi mangrove serta mendorong kepedulian untuk menjaga kelestariannya.

Melalui kegiatan Back to Nature, peserta diajak untuk mengenal ekosistem mangrove secara langsung. Peserta memperoleh kesempatan untuk mengamati kondisi lingkungan di kawasan Pantai Baros serta memahami fungsi mangrove dalam menjaga ekosistem pesisir.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk berinteraksi melalui kegiatan yang berfokus pada lingkungan.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara bersama-sama sehingga tercipta proses belajar dan pertukaran pengalaman mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove.
Bagi Herbiforus, keterlibatan mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan lingkungan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga alam. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai BSO HIMABIO FMIPA UNY, Herbiforus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar di luar lingkungan akademik sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.
Melalui Back to Nature, Herbiforus mengajak peserta untuk mengenal lingkungan secara langsung dan memahami pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Kegiatan Back to Nature di Pantai Baros menjadi salah satu bentuk kontribusi Herbiforus dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan melibatkan 30 volunteer yang terdiri atas mahasiswa UNY dari berbagai fakultas dan masyarakat umum, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove dan lingkungan pesisir.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


