ketika bandeng tak lagi sekadar lauk cerita genug dari desa cemara - News | Good News From Indonesia 2026

Ketika Bandeng Tak Lagi Sekadar Lauk: Cerita GENUG dari Desa Cemara

Ketika Bandeng Tak Lagi Sekadar Lauk: Cerita GENUG dari Desa Cemara
images info

GENUG @KKNT IPB Desa Cemara


Apa yang terlintas ketika mendengar ikan bandeng? Bandeng goreng, bandeng presto, atau mungkin lauk yang sudah biasa tersaji di meja makan?

Bagi masyarakat Desa Cemara, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, bandeng bukan sekadar makanan. Ikan ini merupakan salah satu potensi perikanan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Dari potensi tersebut, muncul sebuah gagasan sederhana: “bagaimana jika bandeng diolah menjadi produk yang lebih praktis sekaligus memiliki nilai tambah?”

Gagasan tersebut diwujudkan melalui GENUG (Gerakan Pembuatan Nugget Bandeng), salah satu program kerja KKN-T IPB University di Desa Cemara.

baca juga

Dari Bandeng menjadi Nugget

Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Pribadi


GENUG merupakan kegiatan edukasi dan praktik pengolahan ikan bandeng menjadi nugget yang ditujukan kepada masyarakat dan anggota PKK Desa Cemara.

Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan cara membuat nugget, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai kandungan gizi ikan bandeng dan peluang pengembangan produk olahan ikan.

Bandeng yang biasanya disajikan sebagai lauk sehari-hari kini diperkenalkan dalam bentuk yang berbeda. Nugget dipilih karena praktis dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan. Setelah mendapatkan materi, mereka diajak melihat proses pembuatan secara langsung, mulai dari persiapan bahan, pengolahan adonan, pencetakan, pelapisan tepung panir, hingga penggorengan.

Selanjutnya, peserta turut mempraktikkan proses tersebut dengan pendampingan tim KKN.

Bukan Sekadar Belajar Memasak

Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Pribadi


Di balik kegiatan yang terlihat sederhana ini, terdapat tujuan yang lebih besar.

GENUG diharapkan dapat memberikan keterampilan yang bisa diterapkan secara mandiri sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha rumahan berbasis olahan ikan bandeng.

Bayangkan jika bandeng yang awalnya hanya dikonsumsi di rumah dapat dikembangkan menjadi produk yang dikemas dengan menarik dan dipasarkan. Dari satu produk sederhana, dapat muncul peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang sudah ada di lingkungan mereka.

Inilah yang menjadi semangat GENUG: “tidak hanya memanfaatkan hasil perikanan, tetapi juga meningkatkan nilai dari potensi yang sudah dimiliki desa.”

baca juga

Langkah Kecil, Potensi Besar

Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Pribadi


Inovasi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang rumit. Terkadang, inovasi justru lahir dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui GENUG, ikan bandeng yang menjadi bagian dari potensi Desa Cemara diolah menjadi kreasi pangan yang lebih beragam.

Dari tambak ke meja makan. Dari potensi menjadi kreasi. Dari kreasi menjadi peluang.

Diharapkan melalui GENUG, masyarakat dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru dalam mengolah hasil perikanan, sekaligus melihat adanya peluang usaha dari pemanfaatan bahan baku lokal.

Dengan demikian, GENUG menjadi bentuk sederhana dari upaya pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga mendorong munculnya kreativitas, kemandirian, dan pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.