Pernah nggak sih, nonton trailer film yang cuma semenit, tapi abis itu langsung mikir, "duh, ini wajib ditonton!" Padahal cerita lengkapnya aja kamu belum tentu tahu.
Nah, itu bukan kebetulan. Ada tim di balik layar yang mikirin banget gimana caranya sebuah cerita bisa nyampe ke orang yang tepat, dengan cara yang bikin penasaran setengah mati. Di AIESEC in Untan, peran seperti ini dipegang sama EwA, alias Engagement with Audience.
Bukan Cuma Bikin Konten, tapi Bikin Orang Peduli
Singkatnya, EwA fokus ngurusin bagaimana caranya AIESEC berkomunikasi dan membangun hubungan sama audiens eksternal, alias orang-orang di luar AIESEC yang belum tentu ngerti apa itu AIESEC. Tujuannya jelas yaitu naikin awareness, engagement, dan bikin orang makin tertarik sama AIESEC serta program-program yang ditawarkan.
Kegiatan hariannya berkisar di seputar external communication, campaign, audience engagement, sampai outreach. Gampangnya, EwA itu tim yang ngurusin segala hal yang bikin orang di luar sana makin sadar soal AIESEC dan value yang AIESEC tawarin buat mereka.
Kenalan Sama Program-Program Andalan EwA
Biar makin kebayang, coba lihat deretan program lokal yang lahir dari racikan EwA contohnya Youth Today x Join AIESEC, AIESEC Future Leaders, Global Village, Local Volunteer, sampai Impact Circle.
Program-programnya beda-beda, tapi arahnya nyambung semua yaitu mengenalkan AIESEC ke lebih banyak orang, sekaligus nyiapin mahasiswa yang penasaran buat ikutan program pertukaran internasional AIESEC. Jadi EwA tidak cuma sibuk bikin orang bilang "wah AIESEC keren ya", tapi juga bantu mereka paham kenapa AIESEC relevan buat masa depan mereka, dan bagaimana caranya biar bisa ikutan gabung.
Riset Audiens sampai Racik Strategi: Titik Temu Kreativitas dan Strategi
Dalam keseharian, anggota EwA biasa bantu rancang campaign, riset target audience, menyusun strategi komunikasi, jalanin activation, sampai evaluasi bagaimana respons audience terhadap apa yang udah dibuat. Tidak beda jauh sama tim kreatif di balik trailer film tadi, cuma bedanya "film" yang mereka "promosiin" adalah AIESEC sendiri, lengkap dengan program-program serunya kayak Global Village atau Local Volunteer.
Yang bikin EwA menarik, departemen ini duduk manis tepat di titik temu antara communication, creativity, dan strategy. Jadi bukan sekadar mikirin gimana caranya bikin sesuatu kelihatan keren atau lucu di mata orang tapi lebih jauh dari itu, mikirin gimana caranya sebuah pesan bisa beneran nyampe dan menghasilkan respons yang diharapkan.
Momen paling berkesan buat anggota EwA biasanya muncul pas campaign yang dirancang bareng-bareng berhasil dapet respons audience sesuai target, atau bahkan melewati ekspektasi. Rasanya mirip kayak lihat trailer bikinan sendiri yang ternyata beneran bikin orang rela antre demi nonton filmnya.
Kemampuan yang Terasah dan Siapa yang Cocok Gabung
Dari sisi skill, gabung di EwA bakal ngasah banyak hal sekaligus yaitu campaign planning, communication strategy, audience research, copywriting, creativity, public communication, sampai analytical thinking. Perpaduan skill kreatif dan analitis kayak gini yang bikin anak EwA biasanya gampang beradaptasi di berbagai bidang, dari marketing sampai strategic communication.
Terus, siapa sih yang cocok gabung di EwA? Orang yang curious sama audiensnya, kreatif tapi tetap strategic dalam mikir, suka komunikasi, dan penasaran gimana caranya sebuah pesan bisa memengaruhi orang lain. Kalau kamu termasuk yang suka mikir "kok orang bisa suka ya sama konten ini" atau "gimana caranya biar apa yang aku bikin di-notice orang", EwA bisa jadi rumah yang pas banget buat kamu.
Belajar "Kenapa", Bukan Cuma "Bagaimana"
Alasan kenapa banyak orang akhirnya jatuh cinta sama EwA adalah karena di sini kamu nggak cuma belajar bikin komunikasi yang menarik, tapi belajar paham “why behind the communication” siapa target audiensnya, apa yang sebenarnya mereka butuhkan, pesan kayak apa yang relevan buat mereka, dan bagaimana cara mengukur pesan itu berhasil atau tidak.
Skill kayak gini yang sebenarnya jarang diajarin secara praktik di bangku kuliah, padahal dibutuhin banget di dunia kerja, apalagi di era sekarang ketika hampir semua bidang butuh orang yang bisa komunikasi secara strategis, bukan asal ngomong atau asal posting.
Yuk, Gabung Jadi Bagian dari EwA!
Jadi, kalau kamu merasa punya sisi kreatif tapi juga penasaran sama data dan alasan di balik sebuah keputusan komunikasi, EwA AIESEC in Untan bisa jadi tempat yang pas buat kamu berkembang. Soalnya, secerdas dan sebagus apa pun sebuah cerita termasuk cerita seru soal Global Village atau Youth Today x Join AIESEC tidak akan ke mana-mana kalau tidak ada yang tahu cara nyeritainnya dengan benar, ke orang yang tepat, dengan cara yang tepat pula.
Yuk, jadi bagian dari tim yang bikin cerita AIESEC layak didengar dan diperhatikan banyak orang. Mulai perjalanan kamu bareng EwA buat belajar meracik pesan, memahami audiens, serta menciptakan koneksi yang bermakna antara AIESEC dan dunia luar.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


