Masa pengabdian di masyarakat selalu menyisakan jejak cerita yang mengharukan. Menjadi ruang temu antara gagasan akademis dan kearifan lokal, perjumpaan mahasiswa dengan warga kerap melahirkan ikatan kekeluargaan yang erat.
Nuansa hangat itulah yang tampak nyata dalam acara malam perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) posko 07 di Lapangan Voli RT 06, Kelurahan Susukan, pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Kegiatan pelepasan 15 mahasiswa KKN ini dihadiri sekitar 40 tamu undangan, mulai dari perangkat wilayah, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar yang turut meramaikan malam itu.
Rangkaian acara dibuka dengan khidmat yang dipimpin oleh dua pembawa acara dari tim KKN. Ketika seluruh tamu undangan berdiri bersama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menghadirkan rasa persatuan yang menyatukan seluruh masyarakat yang hadir.
Koordinator Desa, Surya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam karena sudah diterima, dibimbing, dan bekerja sama dengan seluruh masyarakat di Kelurahan Susukan, khususnya di RW 8 selama menjalankan program kerja.
"Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak, Ibu, serta seluruh tamu undangan yang telah menyempatkan waktu untuk hadir di malam perpisahan ini. Kami juga berterima kasih dan memohon maaf yang setulusnya jika selama berinteraksi dan mengabdi di Kelurahan Susukan ada tutur kata, sikap, atau kekhilafan yang kurang berkenan di hati masyarakat semua," tutur Surya.
Ketua RW Abdusalam, dalam sambutannya turut mengapresiasi dedikasi dan keaktifan para mahasiswa yang telah berbaur tanpa sekat dengan warga. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN telah membawa energi positif, ide-ide segar, serta semangat gotong royong yang kembali menguat di tengah masyarakat.
Salah satu agenda utama pada malam tersebut adalah penayangan video profil Kelurahan Susukan. Karya dokumentasi visual garapan mahasiswa KKN selama 45 hari ini merangkum beragam potensi wilayah, dinamika sosial masyarakat, serta rekam jejak program kerja yang telah dijalankan bersama warga.
Penayangan video berdurasi singkat sekitar 12 menit tersebut disambut hangat dan menjadi ruang refleksi bersama mengenai kemajuan wilayah.
Tanggapan positif mengalir dari para tamu undangan yang hadir. Ketua RW, perwakilan masyarakat, dan perwakilan TPQ secara bergantian menyampaikan rasa bangga atas karya dan kontribusi nyata yang ditinggalkan para mahasiswa.
Mereka menggarisbawahi bahwa video profil tersebut bukan sekadar dokumentasi seremonial, melainkan aset media yang bermanfaat untuk mengenalkan potensi Kelurahan Susukan ke khalayak yang lebih luas.
“Video profil yang dibuat oleh adik-adik KKN ini sangat luar biasa dan sudah lengkap. Isinya sudah menjelaskan secara keseluruhan apa saja potensi, dinamika, dan keunggulan yang ada di Susukan. Ini tentu menjadi kenang-kenangan sekaligus aset berharga bagi warga kami,” ujar Ketua RW setempat.
Suasana haru kemudian bergeser menjadi semarak ketika memasuki sesi hiburan. Mahasiswa KKN menampilkan persembahan musik akustik dengan alunan lagu-lagu santai yang disambut antusias oleh masyarakat.
Kegembiraan semakin pecah saat penampilan dance kreasi mahasiswa KKN ditampilkan, mengundang tawa dan tepuk tangan meriah dari anak-anak hingga orang dewasa yang memadati lapangan.
Puncak acara ditutup dengan sesi bernyanyi bersama antara mahasiswa KKN dan seluruh tamu undangan. Alunan lagu Monokrom dan LaskarPelangi mampu membawa penonton ikut merasakan haru.
Melodi kebersamaan yang mengalun di bawah langit malam Lapangan Voli RT 06 melarutkan batas antara mahasiswa KKN dan tuan rumah, meninggalkan kenangan manis serta komitmen silaturahmi yang diharapkan tetap terjaga meski masa tugas KKN telah usai.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


